PUISI: Rumah



Rumah
Karya : Kak Nur Putri Agusti Sukmasari 

Ada yang menetap karena nyaman 
Ada yang menjauh karena diharuskan 
Yang dulunya dekat seperti nadi
Sekarang menjauh seperti langit dan bumi 
Aksara mulai  pudar pada canvanya 

Nada tawa dan tangis mulai pudar 
Seiring berjalannya waktu 
Sang sunyar telah menyapa fajar 
Rembulan yang menerangi langit 
Derai air mata yang deras 
Mulai menyelimuti hangatnya pipi 
Sejauh mata memandang 
Langkah kaki yang beranjak jauh 
Sejauh apapun itu 
Tempat paling nyaman adalah rumah

Komentar